Belajar Gitar, Kunci Gitar, Melodi Gitar paling lengkap ada di sini

Akhirnya Bisa Ngeband Lagi

belajar gitar, reuni, reunion
ilustrasi

Di awal tahun 2016, akhirnya bisa ngeband lagi setelah sekian lama tidak melakukannya bahkan sampai lupa kapan saya terakhir kali ngeband. Yup, kali ini untuk pertama kalinya juga saya kembali ke SMA dimana dulu saya sempat bersekolah. Jadi semacam reunian dengan bangunannya karena gurunya sudah banyak yang ganti malah sekarang gurunya adek angkatan saya dulu. Setelah sekian tahun akhirnya kembali ke sini lagi, kali ini bukan lagi sebagai murid tapi sebagai Guitar Alien. By the way, ini kunjungan pertama saya di jam sekolah, untungnya hari sabtu mereka berfokus pada kegiatan pengembangan diri.
 
Niat awalnya sih cuma mau melihat-lihat mereka yang ekstra band aja sambil lirik-lirik anak SMA nya sih. Eh ternyata, begitu datang langsung di tanya, pengen ngajar ekstra musik ya Pak? Waduh, nampak kali ya dari wajah saya yang keguru-guruan ini, padahal dalam hati saya berteriak pengen cari jodoh ni !  (Jus kidding rasa ngawur)

Ya, namanya juga ekstra band sekolah alatnya tidak selengkap di studio. Senarnya sudah agak berkarat dan jarak antara senar dan neck agak jauh sehingga susah mau pamer main speed biar di bilang jago. Tanpa efect gitar yang kabel jecknya entah sembunyi dimana. Berbekal sound Russel saya akhirnya ikut nimbrung juga. Ecek-eceknya jadi anak sekolah lagi. Banyak terima kasih untuk suster yang sudah menyediakan alatnya, zaman saya dulu gitar akustik saja susah didapat.

Awal yang gak mengenakkan itu adalah ketika saya harus di suruh bermain gitar dan saya tidak tahu harus memainkan lagu apa. Parahnya saya tidak update lagu apa yang lagi disenangi anak-anak zaman sekarang. Padahal pasti di dalam hati mereka sudah ada tanda tanya besar seperti apa sih saya main gitarnya, jago gak, ngganteng gak (halah)????? Entah berapa pasang mata yang melihat ke arah saya menanti jagoan ini beraksi, rasanya muka dan tangan saya mendadak tebal. Duh, lama gak gitaran di depan orang bisa begini juga rupanya. Biasanya kalau manggung malam dan penontonnya cenderung gak terlihat jadi terasa kitalah bintang yang bercahaya, eh sekarang yang lihat gak sampai 2 meter jaraknya dan yang buat panik kebanyakan cewek bro. Jangan dibayangkan ya bro, nanti kalian malah pengen gabung juga. Hahaha... Beruntung dan sial itu beda tipislah kalau kayak gini.

Daripada mati gaya, saya bermain bass aja lah daripada enggak sama sekali, kan gak begitu susah jadi cuma menyesuaikan yang main gitar aja. Tapi di akhir sebelum saya pergi, saya akhirnya memainkan lagu "Dear God" miliknya Avenged Sevenfold tapi entah apalah liriknya yang diganti jadi bahasa Indonesia enggak saya perhatikan pokoknya kedengaran asinglah di kuping yang penting endingnya saya mainkan beberapa bar improvisasi solo ala ngawur.

Dan karena saya juga ada jam mengajar di sekolah saya, maka akhirnya dengan langkah ringan saya meninggalkan ruangan itu. Sesuai dengan motto saya, "Datang tak diundang dan pergi secepat kilat" biar gak dikejar fans gitu sih maksudnya. Saya lalu menemui suster Kepala Sekolah, eh malah di tawari untuk menemani mereka minggu depan, mau gak ya? Yang bisa jawab pertanyaan saya ini saya doakan biar semakin jago dah main gitarnya. 

Nah, itu saja cerita saya kali ini semoga bisa menghibur apalagi ini malam minggu, malam yang angker buat para jomblo. Salam Slahky Gitaris.
Back To Top type='text/javascript'/>